Jenis-jenis Koneksi Dari Printer ke Jaringan Komputer

Jika anda memiliki sebuah komputer maka untuk menghubungkannya dengan komputer maka dengan menggunakan kabel data saja sudah cuku kemudian install drivernya jika diperlukan dan siap untuk digunakan.

Kondisi di atas akan sangat berbeda jika anda mempunyai lebih dari 1 komputer,smartphone /tablet, laptop dan server, di mana masing-masing perangkatnya butuh untuk melakukan cetak atau print dan hanya ada sebuah printer.

Jika anda memiliki uang yang cukup maka anda tinggal membeli satu printer untuk tiap komputer, satu printer untuk smartphone atau tablet jika anda ingin mencetak dokumen dari ponsel anda, atau jika uang anda masih cukup maka anda tinggal membeli lagi printer khusus untuk laptop anda.

Luar biasa… jika anda punya 2 komputer, 1 smarphone tablet, 1 laptop maka anda harus menyiapkan 4 printer atau kalau tidak mau keluar banyak uang maka anda bisa merepotkan diri dengan memindahkan kabel data printer secara bergantian ke masing-masing perangkat komputer pada saat akan digunakan.

Apa solusi praktis untuk mengatasi persoalan pemakain printer dengan tawaran solusi yang diberikan adalah sebagai berikut:
1.    Printer yang digunakan hanya satu printer untuk bisa digunakan secara bersama oleh beberapa komputer, laptop, smartphone dan tablet.

2.    Tidak perlu mencabut colok kabel data printer untuk dipasang pada komputer yang hendak mem-print.

3.    Pengguna komputer bisa mencetak dokumen dari mana saja tanpa harus mendekati printer.

4.    Karena printer yang digunakan hanya satu maka akan sangat menghemat pengeluaran untuk membeli printer.

Satu-satunya solusi yang bisa menjawab 4 tawaran di atas adalah printer yang digunakan harus bisa terkoneksi ke jaringan komputer.

Jenis printer seperti apa saja yang bisa terkoneksi ke jaringan komputer dan bagaimana cara printer terkoneksi ke jaringan?  simak penjelasan berikut ini:

a.    Printer yang hanya memiliki kabel data berupa kabel USB dan kabel pararel port yang terkoneksi secara langsung dengan satu komputer saja.

Printer jenis ini akan sangat menyulitkan atau susah untuk dijadikan sebagai printer yang bisa terkoneksi secara jaringan sehingga bisa digunakan secara bersama-sama dengan komputer lainnya.
Untuk menjadikannya sebagai printer jaringan maka:

–    Printer tersebut harus terkoneksi dengan sebuah komputer yang terhubung ke jaringan komputer
–    Dilakukan pengaturan melalui komputer agar printer tersebut bisa diakses oleh komputer lain melalui jaringan atau yang dikenal sebagai print sharing.
–    Komputer yang terkoneksi secara langsung dengan printer merupakan printer server.

Artinya printer jenis ini tidak bisa secara langsung terkoneksi ke jaringan untuk diakses oleh komputer lain, printer jenis ini membutuhkan komputer yang bertindak sebagai print server agar bisa diakses oleh komputer lain.

b.    Printer yang memiliki network interface card atau NIC.

Biasanya terlihat port Ethernet RJ45 untuk terkoneksi secara kabel ke jaringan komputer. Printer jenis ini mudah untuk dijadikan sebagai printer yang bisa digunakan oleh komputer lain melalui jaringan secara bersama-sama. 

Pada printer jenis ini yang harus dilakukan agar bisa dipakai secara jaringan adalah:
–    menyambungkan koneksi fisik dengan menggunakan kabel Ethernet ke jaringan komputer.
–    Mengatur IP address printer sesuai dengan segment IP di jaringan.
–    Selesai

Printer yang sudah memiliki NIC dan tersambut ke jaringan komputer tidak membutuhkan komputer yang bertindak sebagai print server lagi karena printer bisa secara langsung bertindak sebagai print sever bagi dirinya sendiri.

c.    Printer yang memiliki koneksi Wireless dengan menggunakan teknologi Bluetooth

Teknologi Bluetooth biasaya secara default hanya dimiliki oleh perangkat smartphone dan tablet oleh sebab itu printer dengan koneksi Bluetooth lebih cocok untuk kedua perangkat tersebut.
Untuk komputer biasa seperti laptop dan PC butuh Bluetooth adapter yang terpasang pada komputer yang nantinya akan bertindak sebagai printer server.

Secara teknologi, Bluetooth tidak bisa langsung terintegrasi dengan jaringan komputer Ethernet yang menggunakan system pengalamatan Mac address dan IP address.
Printer dengan koneksi Bluetooth sangat terbatas pemakaiannya, hanya pada perangkat yang memiliki koneksi secara Bluetooth saja.

d.    Printer dengan koneksi WiFi

Printer dengan koneksi Wireless Wifi akan sangat mudah terkoneksi dengan jaringan komputer menggunakan system pengalamatan secara Mac Address dan Ip address. Cara menyambungkannya ke jaringan cukup mudah yaitu :

–    Menggatur atau mensetting SSID dan jaringan wifi
–    Memilih koneksi wifi atau access point yang ada
–    Memasukkan Password pengaman
–    Lakukan koneksi, selesai

 Dengan terhubung ke Access Point maka printer jenis ini bisa juga terhubung ke jaringan data yang menggunakan kabel Ethernet.

Printer dengan koneksi Wifi memungkinkan pemakaiannya secara jaringan menjadi begitu luas dan sangat praktis karena hampir semua perangkat sudah memiliki WiFi adapter yang memungkin untuk bisa terkoneksi secara WiFi, perangkat-perangkat tersebut adalah PC, Smartphone / tablet dan juga laptop.

Dengan printer WiFi maka kita bisa mencetak dokumen atau foto langsung dari tablet dan ponsel pintar kita.

e.    Printer dengan koneksi lengkap, Bluetooth, kabel data Ethernet, dan WiFi
Printer dengan interface koneksi yang lengkap ini tentunya sangat bagus, satu-satunya yang perlu dipikirkan adalah harga printer tersebut. Biasanya printer seperti ini harganya jauh lebih mahal dari printer yang hanya memiliki satu interface untuk koneksi ke jaringan.

Sekian pembahasan mengenai mengapa printer harus bisa terkoneksi ke jaringan dan jenis-jenis koneksi apa yang dimungkinkan dari sebuah printer untuk bisa terhubung ke jaringan.

Sumber gambar: https://www.flickr.com/photos/everyplace/124250578/

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share