Ini Alasan Kenapa Orang Tua Harus Memperkenalkan Pemrograman Komputer Kepada Anak-anak Sejak Usia Dini

Programing computer atau membuat sebuah program komputer kini tidak lagi menjadi pelajaran untuk tingkat SMA sederajat atau tingkat universitas, tetapi kemampuan ini sudah bisa diajarkan kepada anak-anak usia 6 sampai 12 tahun.

Mungkin sebagian besar orang tua masih berpikir bahwa memberikan les tambahan untuk belajar programing hanya membuang-buang biaya dan waktu saja, tidak ada manfaatnya.

Saya mencoba menghimpun informasi dari berbagai sumber, mulai dari penyedia kursus programing sampai website konsultasi keluarga atau parenting.

Rata-rata semuanya memberikan masukkan bahwa belajar membuat program komputer pada anak-anak adalah sesuatu yang bagus dan memberikan banyak keuntungan bagi perkembangan skil dan dapat meningkatkan kemampuan belajar anak secara umum.

Berikut adalah alasan yang mesti dipertimbangkan orang tua untuk memberikan kursus pelajaran membuat program komputer kepada anak-anak mereka.

  1. Apa itu programing komputer

Saya yakin banyak orang tua yang tidak paham apa sebenarnya programing itu, programing atau pemrograman secara umum adalah salah satu bidang dari Teknologi Informasi yang tugasnya adalah membuat sebuah program atau aplikasi berbasis komputer, dan program komputer itu ditulis dalam bentu kode-kode.

Jadi, karena pemrograman menggunakan kode-kode maka pemrograman juga biasa disebut dengan istilah koding atau coding. Jadi coding dan programing itu sama saja.

Pemrograman adalah menulis instruksi yang digunakan untuk menjalankan suatu fungsi pada mesin komputer.

Bahasa apakah yang dipakai untuk menulis kode?

Kode yang ditulis bukan dalam bahasa Inggris atau bahasa manusia lainnya. Kenapa begitu? Karena komputer belum cukup pintar untuk mengerti Bahasa manusia. Oleh karena itu Bahasa yang dipakai untuk pemrograman ditulis dalam bahasa khusus yang hanya dapat dipahami oleh komputer.

Bahasa pemrograman banyak jenisnya, tapi jika kita dapat menguasai satu saja bahasa pengkodean saja maka bahasa coding yang lainnya bisa dipelajari dengan cukup mudah. Hampir semua bahasa pemrograman menggunakan konsep yang sama, kata-katanya berbeda tetapi strukturnya sama.

  1. Kenapa juga harus anak-anak

Menurut para pengajar di Singapura dan Inggris, jika suatu bangsa ingin membangun program Smart Nation atau negara pintar, maka hal utama yang dilakukan adalah mengembangkan kemampuan programmer-programer mereka untuk mulai beradaptasi dengan situasi sekitarnya dan bagaimana menerjemahkan situasi tersebut ke dalam bahasa pemrograman sehingga dapat menciptakan aplikasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Satu-satunya cara adalah belajar coding sehingga akan memungkinkan mereka untuk membuat perangkat lunak yang dapat nantinya dipakai untuk menggerakkan perangkat keras sesuai yang diinginkan. Dan itu harus dimulai sejak usia anak-anak.

Selain itu ada banyak pekerjaan dan termasuk bidang pendidikan, di mana pemrograman dapat dimafaatkan. Jaman sekarang, yang terjadi di negara-negara maju, hampir semua pelajaran seperti fisika, teknik, atau ekonomi harus disertai dengan pemrograman komputer.

  1. Manfaat nyata dari belajar koding

Di Inggris, komputasi sebagai bagian penting dari pendidikan, komputasi atau bidang ilmu komputer yang mempelajari bagaimana system kerja komputer, tidak hanya memberikan kemampuan dalam pengkodean tapi juga untuk membantu mengembangkan para siswa memahami konsep pemikiran komputasional, seperti logika, algoritma, dekomposisi, generalisasi dan abstraksi.

  1. Kapan anak-anak bisa mulai ikut les koding?

Biasanya usia lima tahun sudah bisa dan dapat memulai dengan memprogram robot yang sangat sederhana menggunakan perintah maju / mundur / kiri / kanan, sebelum beralih ke bahasa pemrograman yang sama dan sederhana yang terdiri dari blok atau tombol di layar.

Untuk pemrograman berbasis teks yang lebih kompleks biasanya diajarkan anak mulai usia 11 tahun.

  1. Bagaimana jika anak-anak tidak suka matematika, apakah mereka bisa ikut les programing?

Anda tidak perlu pandai matematika untuk membuat kode. Namun, Anda dapat mengkodekan hal-hal menarik dengan pengetahuan matematika. Sebagai contoh, pemrograman grafis komputer membutuhkan aljabar linear dan kalkulus, sementara kecerdasan buatan menggunakan statistik dan probabilitas.

Memiliki pemikiran yang logis, kemampuan pemecahan masalah dan ketekunan adalah hal yang lebih penting dalam dalam pemrograman dibandingkan dengan empat operasi matematika dasar.

Pemrograman tidak langsung menggunakan rumus dan perhitungan matematis tetapi bisa dimulai dengan cerita dan membangun logika anak, inilah yang biasanya diajarkan pada kelas-kelas programing usia dini.

  1. Apa saja aplikasi yang mulai di buat anak-anak saat les koding

Rata-rata aplikasi yang dibuat adalah game dan animasi. Menurut pengalaman beberapa pengajar jika siswa diminta untuk memecahkan masalah sederhana di rumah. Keesokan harinya, mereka melaporkan bahwa butuh dua hingga tiga jam untuk memikirkan solusi, yang hanya terdiri dari beberapa baris kode. Mereka semua setuju bahwa merasa senang telah menemukan sendiri solusinya.

  1. Belajar pemrograman dapat mendorong kreativitas

Pemrograman adalah media untuk mengekspresikan kreativitas. Pemrograman itu ibaratnya seperti cat, dan komputer seperti kanvas yang siap ditulisi atau dilukis apa saja. Dengan tool atau perangkat dan metode yang baik anak-anak dapat menghasilkan karya digital yang luar biasa bagus dan berguna.

  1. Tidak ada habisnya urusan pengkodingan

Coding adalah keterampilan yang dapat dipraktekkan seumur hidup. Ada aplikasi dan bahasa baru untuk dipelajari, dan teknologi terus berkembang setiap saat. Dengan dunia dengan kemungkinan tanpa batas, anak-anak tidak akan bosan karena akan selalu ada sesuatu yang baru yang menarik perhatian mereka.

  1. Coding memberdayakan anak-anak

Coding adalah tentang membuat atau menciptakan sesuatu. Ketika anak-anak membuat sesuatu akan membangkitkan kebanggaan, terutama ketika hasil karya mereka menyenangkan dan mereka dapat menunjukkannya kepada orang lain.

Karena aplikasi dibuat secara digital, anak-anak dapat mengirim kreasi mereka ke teman, kakek-nenek, dan guru, serta siapapun  di seluruh dunia.

  1. Coding menciptakan sebuah kesempatan

Jaman sekarang setiap keputusan atau sebuah pilihan cita-cita dari seorang anak kemungkinan besar akan berhubungan dengan teknologi, dan pemrograman akan menjadi bahasa yang dibutuhkan atau menjadi nilai tambah bagi tenaga kerja masa depan.

Dengan pemrograman, anak mulai diajarkan perbedaan antara menggunakan teknologi dan  memahami cara kerjanya. Anak-anak mulai paham mengapa sebuah mesin bekerja? Bagaimana efek video game dibuat? Bagaimana caranya agar bisa membuat sebuah program yang dapat melakukan sesuai keinginan?

Semoga berguna.

Share

Share