Alasan Masih Banyak Dipakainya System Operasi Windows 7

Sudah lebih dari tiga tahun Windows 10 diperkenalkan oleh Microsoft sebagai system oparasi komputer sejuta umat. Sistem operasi sejuta umat  yang terbaru ini tentu tidak sempurna, tetapi para pengguna dan para kritikus pada umumnya setuju bahwa ini adalah sistem operasi terbaik yang pernah dibuat oleh Microsoft.

Meski demikian, beberapa orang yang fanatik dan anti mainstream, menolak untuk beralih dari  Windows 7. Kenapa begitu dan apa saja alasan orang tetap menggunakan Windows 7?

Mari kita cek bersama-sama beberapa fakta berikut:

  1. Berapa Banyak Orang Masih Menggunakan Windows 7?

Windows 7 dan Windows 10 hampir sama dalam hal jumlah pengguna.

Berapa angka pastinya tidak diketahui. Namun, StatCounter mengatakan bahwa sejak Februari 2018, Windows 10 telah mengambil alih pangsa pasar Windows 7.

Sebaliknya, data terbaru dari perusahaan analis, Net Applications (Agustus 2018), menyatakan bahwa persentasi penggunaan Windows 7 adalah sebesar 40,3%  dan Windows 10 sebesar37,8%.

Sebenarnya, sebagian besar pembelian  Windows 7 dilakukan oleh sektor bisnis. Banyak dari perusahaan-perusahaan itu kini mulai beralih ke Windows 10.

Kenapa perusahaan atau sektor bisnis sangat ingin beralih ke Windows 10?

Ada sedikit tekanan dari pihak Microsoft, di mana disebutkan bahwa support dari Microsoft untuk Windows 7, akan berkakhir pada Januari 2020, jika tetap ingin menggunakan Windows 7 maka harus membayar support ke Microsoft dengan harga yang mahal.

Inilah salah satu alasan perusahan-perusahaan pengguna Windows 7 seperti terpaksa untuk beralih ke Windows 10.

  1. Faktor Teknis Terkait Windows 7

Meskipun pihak perusahaan atau sektor bisnis ingin beralih ke windows 10 namun pengguna Windows 7 yang sifatnya personal tidak serta merta ikut beralih, beberapa alasan mereka tetap pada windows 7 adalah sebagai berikut:

  •  Keamanan dan Privasi

Windows 10 dianggap sangat ingin tahu terhadap hal-hal yang sifatnya pribadi dari para penggunannya. Data-data seperti kebiasaan apa saja yang dilakukan para penggunanya selama menggunakan system operasi tersebut merupakan  data yang bakal diambil oleh windows 10 untuk dikirim ke pusat data mereka.

Inilah alasan yang paling dikeluhkan dan ditakutkan oleh para pengguna windows 7 ketika ditanya kenapa tidak ganti windows 10.

Namun menurut informasi di berbagai forum, dikatakan bahwa kita dapat menonaktifkan fitur-fitur telemetry yang terkait dengan privasi tersebut menggunakan thirdparty tools.

Hmmmm, pastinya rumit dan ribet, pengguna biasa sepertinya akan ogah-ogahan melakukannya.

Untuk urusan  keamanan, ada pendapat yang mengatakan bahwa Windows 7 lebih aman dari Windows 10. Namun pendapat ini dianggap sangat keliru.

Pada kenyataannya fitur seperti Device Guard, UEFI secure boot, BitLocker, dan Windows Hello semuanya membuat sistem operasi yang lebih baru ini jauh lebih kuat.

Sebagai perbandingan terkait masalah keamanan, perusahaan keamanan Webroot mengatakan bahwa, rata-rata mesin Windows 10 memiliki 0,04 file malware yang ada pada tahun 2017, sementara rata-rata komputer Windows 7 memiliki 0,08 file malware.

Selain itu dikatakan bahwa hanya 15 persen dari semua malware ada di mesin Windows 10, sedangkan 63 persen ada di Windows 7.

  • Kompatibilitas aplikasi dan software lama

Ketakutan terbesar jika harus beralih ke OS windows 10 adalah tidak bisa berfungsinya aplikasi dan software-software yang lama.

Jika ketika menggunakan Windows 7, aplikasi dan software-software yang lama dapat berjalan tanpa kendala, maka tidak demikian jika dipasangkan pada windows 10.

Windows 7 masih menawarkan kompatibilitas perangkat lunak yang lebih baik daripada Windows 10.

Tentu saja, aplikasi yang dimaksud bukanlah Photoshop, Spotify, Microsoft Word, Steam, atau aplikasi mainstream lainnya; mereka semua mendukung Windows 10 sejak dari hari pertama win 10 diluncurkan.

Sebaliknya, kita bicara tentang jutaan aplikasi pihak ketiga dan perangkat lunak yang dibuat atau dikembangkan sendiri oleh sebuah perusahaan, dan aplikasi tersebut sudah biasa melakukan fungsi yang sangat spesifik dan banyak orang mengandalkannya setiap hari.

Berapa besar biaya  yang mesti dikeluarkan lagi untuk melakukan pengembangan ulang, sangat sulit memang menerima keadaan ini.

Misalnya, Windows Photo Viewer dan Windows Movie Maker yang dapat diinstal pada Windows 10, tetapi secara default tidak ada lagi pada windows 10.

Microsoft juga benar-benar telah menghilangkan aplikasi seperti  Windows Media Center di Windows 10. Mungkin aplikasi seperti Kodi dan Plex dapat menggantikannya, tetapi banyak pengguna yang ingin tetap menggunakan aplikasi yang sama yang telah mereka gunakan selama bertahun-tahun.

  •      Adaptasi

Banyak orang khawatir dan tidak mau direpotkan untuk beradaptasi dengan hal-hal baru ketika berurusan dengan teknologi. Menu dan pengaturan yang berubah tempatnya menyebabkan kebingungan dan berdampak pada penurunan produktivitas.

Bagi kita yang telah menggunakan Windows 7, sejak dirilis pada tahun 2009, dan sama sekali tidak pernah coba menggunakan Windows 8, maka anda tidak akan pernah merasakan perbedaan antara user interface , tata letak, dan menu yang sangat mengganggu.

Sehingga rasanya anda butuh kerja keras untuk beradaptasi dengan windows 10.

Bagi sebagian pengguna Windows 7,  sangatlah membuang waktu dan tenaga jika harus beradaptasi lagi dengan windows 10.

  •  Pembatasan Perangkat Keras

Di atas kertas, Windows 7 dan Windows 10 memiliki persyaratan perangkat keras atau hardware yang kurang lebih sama.

Speks-nya adalah :

Prosesor: 1 GHz atau lebih cepat.

RAM: 1 GB (32-bit) atau 2 GB (64-bit).

Ruang hard disk gratis: 16 GB.

Kartu grafis: perangkat grafis Microsoft DirectX 9 dengan driver WDDM.

Namun, jika Anda mencoba menginstal Windows 10 dengan komputer yang spesifikasinya dibawah dari ketentuan di atas , maka Anda akan mengalami banyak kesulitan, entah bagiamana OS berjalan tidak semestinya, hardaware komputer seperti dipaksa bekerja keras untuk memproses sebuah tugas kelihatannya ringan atau sangat dasar.

  • Dipaksa untuk melakukan update

Auto update pada Windows 10 rasanya seperti aksesoris pelengkap saja, karena meski sudah dinonaktifkan tetap saja komputer kita akan terupdate secara otomatis tanpa kita kehendaki.

Windows 10 itu membuat kita seperti kehilangan kendali atas operating system, sangat berbeda ketika menggunakan windows 7.

  1. Apakah harus beralih ke Windows 10?

Ya, recomendasinya harus beralih ke Windows 10, 10Windows 10 merupakan sistem operasi baru yang menawarkan lebih banyak fitur, user interface yang lebih modern, dan keamanan yang ditingkatkan dan lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.

Berikut ini  saran jika ingin beralih ke windows:

Saran nya adalah untuk meningkatkan kenyamanan kita saat berurusan dengan  Windows 10 maka lakukan instalasi murni bukan upgrade dari versi windows sebelumnya dan pastikan anda mem-backup terlebih dahulu data-data yang ada pada komputer anda.

Semoga berguna

Share

Share