Jangan Bingung atau Cemas Ketika Interview Kerja Ditanya Apa Kelemahan Terbesarmu

Ya, anda tidak perlu cemas dan bingung memikirkan seperti apa jawaban terbaik ketika ditanya soal kelemahan terbesar diri kita.

Seorang konsultan HRD asal Amerika, Liz Ryan, memberikan nasehatnya kepada siapapun yang hendak diinterview bahwa pertanyaan “ Apa Kelemahan Terbesar Anda ?” adalah pertanyaan paling buruk yang pernah dilontarkan oleh orang-orang HRD dalam sebuah proses perekrutan karyawan.

Menurut sang pakar, sebuah perusahaan yang menanyakan kelemahan terbesar seseorang adalah perusahaan yang masih menerapakan cara berpikir lama, perusahaan tersebut masih berpikir bahwa mereka hidup di tahun 1950-an.

Sebuah perusahaan yang benar dan berpikiran maju tidak akan menanyakan kepada seseorang yang benar-benar asing di mata mereka  tentang apa kelemahan terbesarnya.

Bagi Liz Ryan, meski pertanyaan tentang kelemahan seorang calon karyawan menjadi pertanyaan yang paling buruk saat interview kerja, namun kita tetap harus menjawabnya karena itu adalah bagian dari sebuah proses perekrutan yang tidak bisa dihindari.

Yang perlu kita lakukan adalah hanya menyiapakan jawaban yang tepat atas pertanyaan tersebut.

Apa jawaban terbaik yang mesti dilontarkan ketika anda ditanya soal kelemahan terbesar anda.

Pikirkan dan ingatlah selalu 5 jawaban berikut ini:

  1. Apa kelemahan terbesarmu?

Gelap kecoklatan, bagaimana dengan anda?

  1. Apa kelemahan terbesarmu?

Ada banyak hal, jutaan jumlahnya, di mana hal-hal itu tidak dapat saya kerjakan dengan baik – dan rasanya saya tidak akan pernah bisa.

Contohnya seperti bermain Golf atau memperbaiki mobil yang rusak, karena itu saya lalu mencoba untuk melakukan apa yang dapat saya kerjakan dengan baik dan pekerjaan itu benar-benar saya sukai, contohnya seperti public relation.

  1. Apa kelemahan terbesarmu?

Saat ini saya sedang belajar Excel yang mana sebelumnya saya sama sekali belum pernah belajar.

Selama ini saya sudah sering menggunakan Excel tapi saya tidak pernah paham semua fungsi-fungsi dalam program Excel, jadi tujuan saya mempelajarinya agar saya dapat membuat sebuah fungsi yang dapat memudahkan saya dalam mengerjakan tugas-tugas jika saya diterima bekerja pada sebuah perusahaan.

  1. Apa kelemahan terbesarmu?

Ketika saya masih muda, saya selalu memikirkan tentang apa yang menjadi kelemahan saya. Waktu masih sekolah, saya mengambil jurusan itu dan membaca buku untuk mencoba dan memperbaiki apa yang saya anggap sebagai sebuah kecacatan.

Saat ini saya memfokuskan diri untuk menjadi lebih baik pada hal-hal yang saya rasa seharusnya saya kerjakan; Misalnya meramal dan membuat perencanaan keuangan, dengan begitu dapat mengurangi waktu dan energy saya untuk hal-hal yang tidak saya pahami dan tidak akan pernha dapat saya kerjakan dengan baik, contohnya Disain Grafis.

  1. Apa kelemahan terbesarmu?

Saya terpesona oleh masalah yang begitu menusuk yang saya hadapi saat bekerja, kadang-kadang saya begitu dalam mengeksplorasi mereka sehingga saya harus banyak berkorban.

Akan tetapi begitu masalah yang rumit menarik perhatian saya, jika saya diberi kesempatan maka saya akan kembali ke sana dan menuju sampai ke bagian terbawahnya!

Hal yang kita anggap sebagai kelemahan terbesar kita adalah hanyalah sesuatu yang sekedar kita yakini saja; Hal itu bukan sebuah kenyataan.

Semua orang memiliki kelemahan. Menurut Liz, kelemahan itu seperti sebuah dogma yang  lebih mirip seperti ajaran agama daripada sebuah kenyataan.

Apa sebenarnya Kelemahan itu?

Semua orang sangat baik dan bagus saat mengerjakan beberapa hal saja dan sangat buruk ketika melakukan banyak hal lainnya — termasuk jutaan aktivitas yang tidak pernah kita coba  lakukan.

Coba renungkan pertanyaan penting ini:

Mengapa kita harus memikirkan dan mencemaskan semua hal yang tidak bisa kita kerjakan dengan baik?

Jika kita sampai melakukannya maka kita akan menyia-nyiakan waktu dan energy kita yang sangat berharga.

Seorang yang menginterview kita dengan menanyakan kelemahan kita — terutama penanya yang menekan kita, seolah pertanyaan mengenai “kelemahan terbesar diri ” begitu pentingnya, menurut Liz, orang-orang yang seperti itu adalah orang-orang yang sama sekali tidak kita perlukan dalam hidup anda.

Jika orang itu bertanya sangat serius soal kelemahan kita dan orang itu adalah seorang manajer HRD, maka kemungkinan besar pekerjaan yang ditawarkan oleh perusahan tersebut adalah pekerjaan yang tidak anda sukai.

Jaman sudah berubah. Anda berhak dan layak untuk bekerja di tempat di mana anda lebih dihargai, di tempat di mana anda benar-benar diterima dan dinantikan. Bagaimanapun juga setelah anda berada di sana, anda memang pantas menerimanya.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share