Membahas Soal Broadcast dan Collision Domain Pada HUB, Switch dan Bridge

 Hub merupakan perangkat jaringan yang dipakai sebagai terminal untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lain yang tergabung dalam sebuah jaringan komputer, di mana koneksi antara hub dan komputer menggunakan media kabel.

Kenapa hub masih harus dibahas ? Hal ini disebabkan oleh karena beberapa faktor berikut:
1.    Sampai dengan saat ini Hub masih dipakai dalam jaringan komputer

2.    Dalam sertifikasi-sertifikasi computer Networking, hub masih dibahas dan ditanyakan saat ujian

3.     Karakter hub yang berbeda dengan switch harus dipahami secara benar sehingga tidak keliru antara keduanya

Berikut adalah pembahasan terkait hub, broadcast domain, collision domain, switch dan bridge untuk menambah pengetahuan terkait sertifikasi dan juga dalam praktek jaringan.

1.    Hub dilambangkan dengan symbol kotak dengan satu buah garis yang ujungnya terdapat anak panah di atasnya.

2.    Jaringan komputer yang menggunakan hub sebagai pusat koneksi berarti jaringan tersebut menerapkan topologi fisik berupa topologi star atau bintang dan topologi logika berupa topologi bus.

3.    Semua komputer yang terkoneksi ke hub memiliki collision domain dan broadcast domain yang sama, artinya pada hub terdapat hanya satu collision domain dan satu  broadcast domain, tidak peduli berapa banyak komputer yang terkoneksi.

4.    Aliran data yang melalui hub sifatnya half duplex, artinya setiap data yang akan dikirim melalui port-portnya haruslah secara bergantian jika tidak maka akan terjadi tabrakan data dan data tersebut tidak akan sampai pada tujuan.  Karena karakter ini maka Hub tidak cocok dipakai pada jaringan dengan jumlah komputer yang banyak.

5.    Hub bekerja pada atau termasuk perangkat layer 1 atau physical layer dari OSI layer

6.    Hub memiliki kemampuan untuk mengecek apakah saluran data sedang dipakai atau tidak agar proses transfer data tidak menyebabkan tabrakan, fitur ini dikenal sebagai CSMA/CD atau Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection.

7.    Pada soal sertifikasi CCNA 200-100 biasanya pertanyaan terkait hub adalah seperti berikut:
a.    Berapa kecepatan transfer data yang melalui Hub, jawabannya adalah 10 Mbps
b.     Berapa jumlah collision dan broadcast domain, secara umum pada hub hanya terdapat satu broadcast dan collision domain.
c.    Berdasarkan gambar berikut dibawah ini berapa jumlah total broadcast dan collision domain?

–    Pada jaringan di sebelah router  yang terkoneksi dengan hub terdapat satu coolision dan satu broadcast domain.
–    Pada jaringan sebelah kanan router, terdapat switch. 
–    Pada switch setiap koneksi ke masing-masing port switch terdapat satu collision collision domain.
–    Pada gambar terdapat 5 PC dan satu koneksi 1 ke router, jadi ada 6 colision domain. Untuk broadcast domain, pada switch dan hub terdapat satu.
–    Jadi total broadcast domain adalah 2 broadcast domain dan 7 Collision domain.

d.    Untuk lebih melatih pengetahuan terkait hub berikut satu soal lagi, perhatikan gambar berikut ini; berapa jumlah broadcast dan collision domain totalnya.

Jawaban dari soal di atas adalah sebagai berikut:
–    Ada tiga network yang terhubung dengan router artinya ada total tiga broadcast domain, satu broadcast domain untuk masing-masing LAN network.

–    Pada LAN atau jaringan sebelah bawah router terdapat tiga buah hub, pada jaringan LAN yang hanya terdapat hub maka broadcast dan collision domain hanya ada satu, jadi pada LAN di bawah router hanya ada satu collsion dan satu broadcast domain.

–    Pada LAN di sisi atas router terdapat Bridge dan 2 hub. Karakter brigde sama seperti switch. Pada keseluruhan jaringan  yang berisikan switch atau bridge akan ada satu broadcast domain saja.
Sedangkan jumlah collision domain ditentukan oleh jumlah koneksi yang terhubung ke port switch atau bridge.
Masing-masing port dari switch dan bridge yang terkoneksi memiliki satu collision domain. Cek pada gambar berapa koneksi yang terhubung dengan bridge? Ada 3 koneksi, dua koneksi ke Hub dan satu ke Router sehingga collision domainnya ada 3.

–    Pada LAN sebelah kiri router terdiri atas switch maka jumlah broadcast domain ada 1. Collision domain pada LAN ini dihitung berdasarkan jumlah koneksi pada port switch yang ada.

–    Perhatikan pada gambar; dari switch yang di sisi kanan; ada satu koneksi ke router,  ada 2 koneksi ke switch lainnya dan dari dua switch lainnya ada koneksi masing-masing ke PC, jadi total koneksi adalah 5 koneksi yang artinya ada 5 collision domain.

–    Sebagai kesimpulan dari soal ini adalah terdapat total 3 broadcast domain, 1 collision domain pada LAN sebelah bawah router, 3 collision pada LAN sebelah atas router dan 5 collision pada LAN sebelah kiri router, total collision domain adalah 9 collision domain.

Latest Comments
  1. Didink January 20, 2016
  2. Didink January 20, 2016
    • Anto January 20, 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *