Seperti Apa Mainan Yang Cocok Untuk Anak-Anak

Bagi orang tua, mainan anak itu harus :

1. Yang banyak jumlahnya biar anak tidak rewel dan selalu senang
2. Berapapun harganya dapat diusahakan untuk dibeli, walaupun hanya sesaat menyenangkan sang buah hati.
3. Tidak boleh kalah dari teman atau anak tetangga.
4. Kadang-kadang sih, mainan itu dijadikan sarana atau alat untuk pamer harta, untuk menunjukan kepada teman-teman bahwa mereka sanggup membelikan anak mainan yang mahal-mahal.

Tapi menurut pengamatan saya, mainan itu bagi anak-anak adalah sesuatu yang :

1. Memiliki Wujud dan bentuk yang dapat mereka pegang dan terlihat menarik secara warna.

Cara pandang ini biasanya terlihat pada anak usia 0- 1,5 tahun. Bagi anak-anak usia ini mainan tidak lebih dari sesuatu benda yang dapat dipegang, dan dimasukan ke dalam mulut, tidak lebih.
Rasanya anak usia ini belum bisa membedakan mainan lucu atau mainan yang seru. Orang tua sering berlebihan dalam memberikan mainan kepada anak usia ini.

Saya pernah mengalami ketika anak saya berusia satu tahun dan membelikannya mainan yang besar dan dapat bergerak namun dia sama sekali tidak tertarik, ia malah asik dengan gelang karet dan mainan karet warna warni untuk digigit-gigit.

2. Mainan itu adalah sesuatu benda yang berbunyi atau mengeluarkan suara, ada lampu kelap-kelip dan dapat bergerak ke sana ke mari.

Nah kalau yang seperti ini adalah cara pandang anak usia 2 tahun sampai 3 tahun. Biasanya mereka menyukai mobil-mobilan yang dapat berjalan sendiri, bisa mengeluarkan suara music dan ada lampu berkelap-kelip.

Selain itu pistol-pistolan yang bisa mengeluarkan suara dan ada lampu yang menyala bisa menjadi pilihan buat anak-anak usia ini.

Anak usia ini pun suka berkelana dengan menggunakan sepeda atau mobil mainan yang dapat dinaiki dan biasanya masih butuh bantuan dari orang tua untuk mendorongnya.

3. Mainan itu adalah sesuatu yang dapat dimainkan mirip seperti aslinya

Nah kalau anak usia 4 sampai 5 tahun biasanya suka dengan replika mobil dan motor karena daya imajinasi mereka mulai berkembang dan sebagai orang tua kita harus menyiapkan sarana untuk penyalurannya.
Selain mobil-mobilan, pistol-pistolan yang dapat menembakan peluru bisa menjadi pilihan namun perlu pengawasan orang tua.

4. Mainan itu adalah seuatu yang sangat diidolakan

Nah usia di atas 5 tahun adalah usia anak yang sudah mulai mengidolakan sesuatu, maka mainan pun mengikuti pola idolanya.
Anak usia di atas 5 tahun sudah mulai mengidolakan Action Figure seperti yang ada pada film favoritnya.

Biasanya dimainkan sebentar lalu disimpan sebagai koleksi.
Jadi, para orang tua sebaiknya tidak asal membelikan mainan untuk anak-anak, perhatikan usia anak dan kebutuhan mereka terhadap mainan.

Tips dari saya, mainan sang kakak, mulai dari saat masih bayi sampai usia di atas 5 tahun sebaiknya disimpan dengan baik agar kelak dapat dipakai oleh adiknya, jangan diberikan kepada orang karena mainan itu bentuk dan tujuannya dari dulu tidak ada perubahan sama sekali. Yang berubah mungkin hanya material dan bahan pembuatannya saja.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share