Membandingkan Angkutan Bus dan Kereta Api Di Wilayah Jabodetabek

Membandingkan Angkutan Bus dan Kereta Api Di Wilayah JabodetabekPosting saya kali ini akan membahas tentang perbandingan antara dua angkutan umum yang paling banyak dipakai oleh masyarakat di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Angkutan umum yang dimaksud adalah Kereta Api dan Bus Kota.

Informasi ini menurut saya akan sangat berguna terutama bagi anda yang baru saja tinggal di Kawasan Jabodetabek yang ingin bepergian dengan transportasi umum dan juga bagi anda yang sudah lama tinggal di kawasan ini namun mau mencoba alternative moda transportasi lain.

  1. Rute dan Jangkauan

Kereta Api Commuter Line atau KRL merupakan moda transportasi yang cukup luas jangkauannya, semua daerah di kawasan Jabodetabek sudah di lintasi oleh KRL. Namun tentunya yang harus diperhatikan adalah bahwa KRL hanya bisa mengantarkan kita sampai di stasiun kereta tujuan kita yang terdekat dengan lokasi tujuan perjalanan.

Memutuskan untuk menggunakan moda transportasi kereta harus mempertimbangkan lokasi tujuan akhir kita. Menurut saya jika anda hendak bepergian ke daerah di luar Jakarta seperti ke Bekasi, Bogor dan Tangerang, KRL adalah pilhan yang bagus.

Alasannya adalah rata-rata lokasi tujuan akhir kita di tempat-tempat di luar kawasan Jakarta tidak jauh dari stasiun KRL, berbeda dengan jika anda bepergian ke tempat-tempat yang ada dalam wilayah DKI Jakarta, tidak semua tempat dekat dengan stasiun kereta. Jadi kita mesti pastikan bahwa tempat tujuan kita jauh atau dekat dengan stasiun sebelim memutuskan untuk menggunakan KRL.

Misalnya jika anda dari Bekasi hendak ke Blok M atau daerah Kebayoran maka sebaiknya anda menggunakan Bus Kota, karena stasiun KRL yang terdekat dari Blok adalah stasiun Sudirman atau Palmerah atau Kebayoran Baru. Jika seandainya anda naik kereta dari Bekasi maka anda harus turun di stasiun Sudirman dan mengganti dengan angkutan Bus kota untuk ke kawasan Blok M dan sekitarnya. Namun jika menggunakan Bus Kota maka sudah tersedia rute Bekasi –Blok M dengan sekali perjalanan, tanpa berpindah.

Untuk bepergian antar tempat dalam kawasan di wilayah DKI menurut saya lebih baik naik Bus Kota seperti Bus Transjakarta.

Namun jika anda hendak bepergian antar wilayah yang berada di kawasan Jabodetabek maka sebaiknya anda menggunakan moda Kereta KRL.

  1. Biaya atau Ongkos

Untuk urusan biaya, saat ini tidak ada moda tranportasi lain yang bisa mengalahkan KRL. Bandingkan dari Bekasi sampai pasar Tanah Abang anda cuma bayar 2 ribu rupiah saja sekali jalan dan jika kita menggunakan angkutan bus kota maka kita harus membayar 10 ribu atau 12 ribu rupiah sekali jalan.

  1. Kenyamanan

Jika Bus kota sudah dilengkapi dengan pendingin ruangan AC maka KRL pun sama, namun bedanya adalah di KRL tempat duduknya terbatas dan lebih banyak ruang disiapakan bagi penumpang untuk berdiri, jika berdiri maka bersiap-siaplah untuk berdesak-desakan, berhimpit-himpitan dengan penumpang lainnya. Namum beberapa rute dari bus kota Transjakarta (BUS WAY) kerap kita temui kondisi desak-desakan dan himpitan.

Dari sisi kenyamanan masih lebih baik jika naik Bus Kota.

  1. Sistem pembayaran

Sistem pembayaran KRL adalah dengan membeli tiket harian atau tiket multi trip atau dengan menggunakan kartu elektronik seperti ATM atau kartu Debet yang dikeluarkan oleh bank-bank tertentu.

Sedangkan beberapa operator bus kota atau bus antar kota masih menerapkan sistem pembayaran secara tunai. Untuk bus kota trans Jakarta sudah menggunakan ticketing tersendiri atau menggunakan kartu debet khusus yang dikeluarkan oleh bank.

  1. Waktu tempuh perjalanan

Waktu tempuh perjalanan KRL rata-rata sangat cepat, untuk rute Bekasi ke Tanah Abang cuma di tempuh dalam waktu 50 menit tanpa kenal macet. Sedangkan untuk bus kota, dengan rute yang sama bisa memakan waktu 1 sampai 2 jam untuk kondisi normal atau lancar. Jika terjadi kemacetan waktu tempuhnya lebih lama lagi.

  1. Persiapan lainnya

Jika anda hendak menggunakan moda transportasi umum seperti KRL dan Bus kota maka yang mesti dipersiapkan adalah uang non tunai seperti kartu debet atau kartu ATM yang nantinya bisa dipakai untuk melakukan pembayaran.

Kelebihan memiliki kartu debet seperti kartu Flash dari BCA atau emoney dari bank Mandiri atau BRiZI dari BRI adalah anda tidak perlu mengantri di loket pembelian tiket kereta KRL. Tinggal ditempelkan di pintu masuk dan ketika sampai di stasiun tujuan, anda hanya menempelkan kartu anda dan selesai, anda tidak perlu mengantri kembali untuk mengambil uang jaminan anda.

Kesimpulannya adalah KRL atau Kereta Listrik bianyanya murah dan ruangannya sudah ber AC, waktu tempuhnya cepat. Sedangkan bus kota biaya cukup mahal dan bervariasi tapi lebih nyaman dari KRL, tetapi waktu tempuhnya lebih lambat dari KRL.

Semoga berguna.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share