Apa Beda Musik Streaming dan Video Streaming

Secara teknologi musik streaming dan video streaming itu pada dasarnya sama saja, sama-sama menggunakan internet sebagai koneksi dari perangkat pengguna ke sumber atau penyedia jasa streaming.

By the way, anda tentu tahu bahwa streaming secara harafiah berarti mengalirkan, dan terkait dengan music streaming atau video streaming pengertiannya mengandung arti bahwa adanya aliran dari sumber musik atau video pendengar atau penonton.

Tentu, ketika kita mendengar music atau menonton video yang sumber data music atau videonya berasal dari komputer atau hape kita, maka istilah streaming sudah tidak berlaku lagi, mungkin anda bisa bilang local streaming. Hmmmm????? Rasanya tidak masuk akal sebab streaming butuh aliran, kalau source-nya ada di tempat yang sama dengan penggunanya, maka kemana aliran itu bergerak? Tidak ada…

Streaming local mungkin bisa diterjemahkan ketika anda punya server atau komputer yang anda jadikan sebagai server dan bertindak sebagai music atau video sharing, namun skala pelayanan dari server itu cuma sebatas local area network atau LAN, maka inilah kondisi yang tepat untuk menggambarkan tentang arti dari streaming local.

Ketika disebut dengan istilah online streaming maka pengertiaan streaming pasti skalanya akan sangat luas, bukan sebatas LAN tapi bersifat global melalui internet.

Kembali ke beda music streaming dan video streaming, keduanya sama-sama merupakan online streaming yang membutuhkan server sebagai penyedia music dan video sharing, namun servernya terletak di suatu tempat di lokasi yang tidak kita ketahui pastinya. Server tersebut tentunya milik dari penyedia jasa online streaming seperti Spotify atau youtube.

Sebagai pengguna, konsentrasi kita hanya pada bagaimana kita dapat terhubung dengan  penyedia server jasa penyedia layanan streaming.

Perbedaan utama antara music dan video streaming adalah terletak pada konten atau isi aliran data dari server penyedia ke perangkat klien. 

Musik streaming tentu menyediakan alunan musik atau suara tanpa gambar, sedangkan aliran data video berisikan gambar baik itu diam dan bergerak, serta suara.

Dampak dari perbedaan jenis data yang mengalir tersebut membawa berakibat pada kebutuhan akan kapasitas bandwidth yang berbeda, Musik streaming membutuhkan bandwidth yang lebih kecil karena data yang dialirkan juga lebih kecil, video streaming akan membutuhkan kapasitas yang berlipat-lipat dibanding music streaming karena data yang dialirkan sangat besar.

Sebagai contoh, saat melakukan streaming sebuah lagu dengan total 5 MB dengan kualitas 192 kbps maka anda butuh waktu 3,5 menit untuk mendengarkan lagu tersebut dan total data pemakaian internet adalah 5 Mega byte atau 5000×8 = 40000 kbit. Musik streaming cuma butuh 192 kbps atau hanya 0.192 mbps.

Untuk video streaming, saat anda nonton video music di youtube, dengan kualitas hd untuk gambar bergerak atau video 1024 kbps dan suara audio 125 kbps, jika total data kapasitas video yang harus dialirkan adalah sebesar 50MB, maka  akan butuh waktu 5,8 menit untuk menontonnya hingga selesai, namun anda butuh koneksi internet dengan kecepatan 1024 kbps + 125 kbps = 1149 kbps atau  lebih dari 1 Megabit per second, 1 mbps.

Jadi sebagai kesimpulan terlihat seberapa besar penggunaan sumber daya  koneksi internet untuk melakukan video streaming dan music streaming, video streaming sangat butuh koneksi internet dengan kecepatan yang tinggi sedangkan music streaming hanya butuh 20 persen- nya saja dari kecepatan koneksi internet untuk melakukan video streaming.

Semoga berguna.

Share

Share