Dari Mana Anak-anak Mengetahui Ujaran Kebencian Dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Internet adalah tempat di mana anak-anak mengenal ujaran kebencian. Pembuat dan publikasinya biasanya oleh orang-orang yang dijuluki sebagai internet troll, pembuat informasi palsu, dan kelompok ekstrim yang menyerang agama tertentu, pandangan politik tertentu, etnis, identitas seksual, jenis kelamin dan ras. Saat ini ujaran kebencian telah mencapai puncaknya.

Tiap hari, mayoritas anak-anak akan menjadi korban akibat dari banyaknya ujaran kebencian yang beredar di internet. Sangat mudah bagi mereka untuk menemukan kata-kata kebencian, hanya dengan bermain game di internet, mencari arti dari sebuah kata, mencari jawaban atas tugas sekolah atau mungkin ketika mengecek update music terbaru, mereka akan menemukan beberapa kata dan gambar yang paling keji dan menyerang yang terdapat  di bagian komentar dari video YouTube, meme atau pada sebuah feedback di sebuah halaman diskusi.

Semakin banyak anak yang menerima informasi terkait ujaran kebencian namun banyak orang masih mengatakan bahwa hal tersebut hanya bagian dari kehidupan internet, pada kondisi inilah peran para orang tua atau orang dewasa untuk untuk berbicara dengan anak-anak tentang topik yang sulit ini.

Dengan memberikan pengertian kepada anak-anak maka mereka akan jauh lebih siap untuk menghadapi apa pun yang bakal mereka terima dari internet. Penting bagi anak-anak untuk mengetahui apa itu dan mengapa ujaran kebencian itu menyakitkan, apa saja yang harus dilakukan ketika mereka menemukannya, dan bahkan apa yang harus dilakukan jika mereka  tertarik untuk melakukan ujaran kebencian.

Menurut undang-undang yang berlaku di AS, ujaran kebencian sebenarnya tidak melanggar hukum kecuali jika secara khusus ditujukan kepada seseorang, termasuk ancaman dan pelecehan, atau menciptakan lingkungan yang tidak bersahabat (seperti di sekolah atau tempat kerja).

Tetapi batas antara apa yang boleh dan yang benar-benar tidak dapat diterima masih diperdebatkan di era digital ini. Dan anak-anak seperti menjadi kelinci percobaan dari ekperimen sosial kelompok atau individu yang hanya mementingkan kepentingan pribadi mereka.

Salah satu langkah yang mesti dilakukan oleh orang tua atau siapapun yang peduli terhadap masalah ujaran kebencian yang mengancam anak-anak adalah dengan terus melakukan pendekatan dan pengertian kepada mereka tentang ujaran kebencian dan hal-hal yang berkaitan dengan masalah sosial ini.

Berikut adalah beberapa poin yang dapat kita diskusikan dengan anak-anak dan tips-tips bagaimana menghadapi ujaran kebencian.

  1. Apa itu ujaran kebencian?

Carilah definisi dari ujaran kebencian dan diskusikan dengan anak anda apakah mereka pernah membaca atau melihat. Mungkin ujaran tersebut hanya sebuah kata, atau berbentuk video atau meme. Bagaimana anda memberitahu jika seseorang mencoba untuk membuat lelucon atau kata tersebut dimaksudkan untuk menyakiti.

  1. Apa akibat ucapan kebencian terhadap seseorang?

Bagaimana perasaan Anda jika Anda adalah anggota kelompok yang ditargetkan dengan kata-kata yang kejam tersebut? Seberapa dampaknya jika terkena banyak atau sedikit ujaran kebencian?

Cek apakah orang-orang dengan status sosial yang berbeda – misalnya, anak yang periang dibandingkan dengan tipe penyendiri – apakah ada perbedaan dampak pada kedua anak-anak itu?

  1. Apakah perbedaan antara ujaran kebencian dan cyberbullying?

Jika seseorang mencoba menyakiti orang lain, atau tahu bahwa mereka telah menyakiti seseorang dan itu terus terulang terjadi, inilah yang disebut dengan Cyberbullying. Sedangkan ujaran kebencian terjadi ketika seseorang mengekspresikan pandangannya yang jahat terhadap kelompok atau atribut dari kelompok tersebut

  1. Apakah peran anda dalam ujaran kebencian secara online?

Apakah anda merasa nyaman ketika memanggil seseorang atau warga dengan ujaran kebencian? Apakah hal tersebut membuat anda merasa lebih keren, atau hal tersebut membuat anda merasa tidak keren – seolah anda bukan bagian dari kelompok tersebut?

Apakah anda mem-blok orang yang melakukan ujaran kebencian? Apakah Anda mengabaikannya? Apakah Anda akan membela orang atau sekelompok orang yang menjadi sasaran?

  1. Berapa besar hak untuk bebas berbicara?

Ada batasan yang jelas antara bebas berpendapat dan ujaran kebencian? Apa itu? Haruskah orang-orang mendapatkan hak untuk berbicara dan sesuka hati melakukan apapun saat online? Jika orang-orang merasa tersakiti atau merasa diserang, mereka dapat pergi ke situs yang lain, benar gak?

  1. Apakah ujaran kebencian dapat menyebabkan kejahatan karena kebencian?

Terdakwa pembunuhan, Dylan Roof, yang didakwa membunuh Robert Bowers, dan tuduhan melakukan kejahatan kebencian meninggalkan petunjuk atas pembunuhan yang  telah mereka lakukan secara online. Haruskah ada tempat bagi orang-orang dengan kecenderungan ekstrimis untuk berkumpul dan berbagi ide mereka secara online, meskipun mereka ofensif dan mengancam? Ataukah tidak ada tempat bagi mereka?

  1. Apa tanggung jawab – jika ada- Apakah platform teknologi memilkinya?

Haruskah Instagram, misalnya, bertanggung jawab kepada korban kejahatan kebencian yang dilakukan oleh pengguna yang memposting konten kebencian? Haruskah mereka mencoba menyatukan orang, baik melalui ruang khusus, algoritme baru, atau metode lain?

  1. Mengapa orang tertentu tertarik pada kelompok pembenci?

Sangat wajar bagi remaja-remaja untuk bergabung dengan sebuah grup, dan terkadang grup tersebut ditujukan untuk menyakiti orang lain, hal ini membuat anak-anak tertentu merasa lebih kuat.

Anak-anak yang telah memendam kemarahan atau ketidakamanan tentang hal-hal lain dalam kehidupan mereka mungkin tertarik pada kelompok yang menawarkan perlindungan dan sebuah persatuan. Dapatkah Anda membayangkan mengapa seseorang mungkin dibingungkan dengan orasi yang berisi retorika kebencian?

Cara praktis untuk mencegah terjadinya ujaran kebencian

Laporkan.

Tindakah Ujaran kebencian itu pasti melanggar aturan semua website. Laporkan orang tersebut tanpa harus mereka ketahui siapa yang melaporkan mereka.

Blok.  

Anda dapat memblokir orang yang melakukan ujaran kebencian, tapi hal ini agak sulit bagi anak-anak.

Jangan share ujaran kebencian tersebut

Mem-forward segala jenis ujaran kebencian adalah tindakan yang salah- jika anda menshare-nya maka hal tersebut menjadikan anda terlacak sebagai pelaku ujaran kebencian juga.    Call it out. If your kids feel confident enough to confront the hate speech poster without fear of attack, then they should do it.

Lawanlah

Peliharalah nilai-nilai empati dan kasih sayang pada anak-anak Anda. Tantang mereka untuk mempertimbangkan bagaimana perasaan orang lain dan bagaimana mereka ingin diperlakukan.

Baca berita sesuai usia dari sumber yang memiliki reputasi baik. Cobalah sumber berita terbaik untuk anak-anak.

Belajar lagi

Kebencian sering berasal dari ketidaktahuan. Media yang dirancang untuk usia anak anda dapat membantu mereka belajar tentang sejarah dan perjuangan orang-orang yang dapat mereka pahami dan mereka teladani terkait dengan ujaran kebencian.

Cobalah perkenalkan buku-buku tentang Holocaust, buku tentang rasisme dan keadilan sosial, dan buku-buku yang mempromosikan toleransi dan keragaman.

Share

Share