Mengenal Jenis-jenis IP address V4, Langkah Ketiga

Baik IP v4 maupun IP v6 terdiri atas beragam jenisnya, pengelompokan jenis IP address itu, berdasarkan atas berbagai macam-macam kriteria, mulai dari class, private dan publik, tujuan dari ip address, lokal dan internet serta kriteria lainnya.

Kita mulai dari IP versi4, berikut ini adalah jenis Jenis-jenis IP address berserta penjelasan terkait pengelompokkan tersebut.

1.    Network Address, Host Address, Broadcast Address, Multicast, Unicast.

a.    Network Address
Sebuah LAN pun harus ditandai dengan sebuah alamat IP, Alamat IP untuk keseluruhan atau mewakili dari sebuah LAN atau sekumpulan host yang tergabung dalam sebuah jaringan dikenal sebagai network address. Fungsi network address adalah untuk menandai sehingga membedakan sebuah network atau LAN dengan network atau LAN yang lain.  Contoh Network address adalah 192.168.1.0 subnetmask 255.255.255.0

b.    Host Address
Host address adalah bagian dari IP address yang menandai sebuah host yang terdapat atau tergabung dalam sebuah jaringan. Fungsi host address adalah untuk menandai , menentukan dan membedakan sebuah host pada sebuah jaringan atau LAN. Contoh host address adalah 192.168.1.1 subnetmask 255.255.255.0

c.    Broadcast address
Broadcast address adalah alamat tujuan yang dituju oleh sebuah host jika akan mengirimkan pesan atau data kepada semua host yang ada pada LAN yang sama. Broadcast address tidak berlaku untuk LAN yang berbeda. Jadi jika sebuah host dalam LAN ingin mengirimkan informasi kepada semua host pada LAN tersebut maka cukup dilakukan dengan mengirimkan ke alamat broadcast. Contoh broadcast address adalah 192.168.1.255 subnetmask 255.255.255.0

d.    Multicast address
Alamat multicast adalah adalah alamat tujuan yang dituju oleh sebuah host jika akan mengirimkan pesan atau data kepada beberapa  host saja yang ada pada LAN yang sama. Jadi jika sebuah host dalam LAN ingin mengirimkan informasi kepada  beberapa host tertentu saja  pada LAN tersebut maka cukup dilakukan dengan mengirimkan ke alamat multicast.

e.    Unicast address.
Alamat unicast adalah adalah alamat tujuan yang dituju oleh sebuah host jika akan mengirimkan pesan atau data kepada sebuah host yang ada pada LAN yang sama. Jadi jika sebuah host dalam LAN ingin mengirimkan informasi kepada satu host pada LAN yang sama maka cukup dilakukan dengan mengirimkan ke alamat host tujuan.  Setiap alamat host dianggap sebagai unicast address.

2.    Class IP Address
Pengelompokan dengan sistem Class IP address adalah  didasarkan pada besar kecil-nya jumlah host dalam sebuah network.  Karena setiap host dalam sebuah network membutuhkan atau haruslah memiliki IP address yang beberbeda dengan IP address host lain maka semakin banyak jumlah host maka semakin banyak juga jumlah IP address yang diperlukan untuk menandai alamat dari host-host dalam sebuah network.

Ada 5 class IP address , dimulai dari class dengan jumlah IP address terbanyak . Agar lebih memudahkan untuk memahami penjelasan tentang IP address  maka  sebaiknya anda siapkan diri anda dengan mempelajari tentang sistem  pengkat pada angka 2. Misalnya 2^0 = 1, 2^1=2, 2^2=4, 2^3=8 .. dst, cek link ini untuk lengkapnya. 

a.    Class A
IP v4 memiliki formasi  OCTET1.OCTET2.OCTET3.OCTET4,  tiap-tiap OCTET terdiri atas 8 bit. Pada Class A porsi atau banyaknya IP address yang tersedia untuk host ditentukan oleh jumlah total bit pada Octet2, Octet3 dan Octet4 atau dengan formasi  
 network.host.host.host .

Jumlah total Octet yang menentukan jumlah IP address pada Class A adalah sebanyak 24 bit. Jika total bit untuk bagian host sebanyak 24 bit maka jumlah IP address yang tersedia adalah sebanyak 2^24 (dua pangkat 24 ) atau sama dengan  16777216 – 2 = 16777214.

Angka dua mewakili network address dan broadcast address. Setiap kumpulan atau rentang IP address selalu terdapat satu Network ID  yang berfungsi menandai alamat network dan juga broadcast ID  yang menandai alamat broadcast dan sisanya adalah alamat yang boleh diberikan sebagai alamat host. 

b.    Class B
Pada class B dari IP v4 formasi octet-nya  OCTET1.OCTET2.OCTET3.OCTET4, di mana octet ke tiga dan ke empat dari kiri menyatakan jumlah host address atau dengan formasi
network.network.host.host .
Jadi total bit yang digunakan dalam perhitungan jumlah IP address pada Class B adalah sebanyak  16 bit. Total jumlah host yang bisa diberi IP address Class B adalah 2^16 – 2 = 65536 Alamat IP.

c.    Class C
Pada class C dari IP v4 formasi octet-nya  OCTET1.OCTET2.OCTET3.OCTET4, di mana octet ke empat dari kiri menyatakan jumlah host address atau dengan formasi
network.network.network.host .
Jadi total bit yang digunakan dalam perhitungan jumlah IP address pada Class C adalah sebanyak  8 bit. Total jumlah host yang bisa diberi IP address Class B adalah 2^8 – 2 = 254 Alamat IP.

d.    Class D dan E
Untuk class D dan E berbeda dengan 3 Class sebelumnya.  Class D digunakan untuk IP Multicast dengan range IP address dari 224.0.0.0 sampai 239.255.255.255. IP class E dipakai untuk penelitian Iptek dengan range IP dari 240.0.0.0 sampai  255.255.255.255.
IP class D dan E tidak dipakai sebagai IP host.

3.    IP Spesial
Tidak semua IP address dipakai untuk alamat dari host dan network, beberapa IP address dialokasikan untuk kebutuhan tertentu. IP 127.0.0.1 dipakai untuk local host, untuk keperluan loopback test.

4.    IP Private dan IP Publik
IP Private  adalah IP address yang hanya boleh dipakai di jaringan lokal yang tidak terkoneksi dengan internet.  IP publik adalah alamat IP yang dipakai sebagai alamat untuk melakukan komunikasi antar host yang terkoneksi ke internet.

IP private adalah IP yang dipakai pada LAN, jenis-jenis IP Private adalah sebagai berikut:
a.    Class A : 10.0.0.0 sampai 10.255.255.255
b.    Class B : 172.16.0.0 sampai 172.31.255.255
c.    Class C : 192.168.0.0 sampai 192.168.255.255

Selain IP private di atas, IP-IP tersebut adalah IP Publik. 

Semoga berguna.
Sumber Gambar:  MrGiles

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Share