Fakta-fakta Yang Mesti Diketahui jika Ingin Membangun Jaringan Wifi Untuk Jarak Yang Jauh

Banyak pertanyaan yang menanyakan tentang bagaimana cara membangun sebuah jaringan wifi untuk koneksi dengan jarak 1Km, 5 Km, 10 Km, bahkan ada yang sampai 50 Km.

Pertama saya sarankan agar mereka melakukan survey terlebih dahulu, alasannya silahkan baca di posting saya berikut ini:   http://www.norisanto.com/jaringan-wireless/mengapa-survey-itu-penting-untuk-instalasi-jaringan-wifi/

Yang kedua saya sampaikan bahwa topologi jaringan wifi yang mesti digunakan adalah topologi Point to Point.

Ada yang masih tanya lagi, tentang topologi point to point itu apa, kenapa mesti pakai point to point.  Silahkan cek sendiri di link ini. http://www.norisanto.com/jaringan-wireless/seperti-apa-kelebihan-dan-kekurangan-dua-jenis-jaringan-wifi-atau-wlan-yang-wajib-diketahui/

Karena masih banyak yang bingung maka dalam artikel ini saya akan coba untuk menjelaskannya secara rinci tentang beberapa fakta terkait membuat jaringan wifi jarak jauh.

  1. Dalam koneksi wifi, kategori jarak jauh itu adalah jarak di atas 300 meter.

Kenapa? Karena jarak di atas 300 meter koneksi wifi tidak bisa lagi tersambung menggunakan perangkat wifi dengan daya pancar yang seadanya.

Maksud dari seadanya itu adalah jika kita membeli wifi AP dengan kekuatan power transmit bawaan pabrik maka sudah pasti tidak akan ada koneksi.

Untuk perangkat wifi yang antenna keluaranya 2 x 6dBi saja jaraknya Cuma 190 meter.

  1. Untuk koneksi jarak jauh maka dibutuhkan power yang besar dari perangkat wifi.

Tidak semua perangkat wifi memiliki power daya keluar yang besar, biasanya sekelas accses point itu dayanya tidak lebih dari 15 dBi.

  1. Koneksi jarak jauh harus menggunakan jaringan point to point, satu wifi konek ke satu wafi saja, bukan point to multipoint. Karena koneksi point to point sinyalnya lebih terarah ke satu titik saja bukan ke segala arah.
  1. Untuk jarak jauh biasanya instalasi wifi-nya di luar ruangan dan mounting antennanya harus dibuat sendiri.
  1. Mouting antenna untuk outdoor harus kuat dan tahan terpaan angina kencang, sama sekali tidak bergoyang jika terkena terpaan angin kencang.
  1. Pastikan antara dua titik koneksi tersebut tidak ada penghalang sama sekali, kalau ada penghalang maka siap-siaplah untuk mengatasi halangan tersebut dengan mendirikan menara atau tower.
  1. Perangkat outdoor untuk koneksi wifi point to point dengan daya pancar yang besar harganya sangat mahal, jauhkan pikiran anda bahwa wifi indoor yang harganya 200 sampai 500 bisa anda gunakan koneksi jarak jauh.
  1. Wifi ap sangat tidak direkomendasikan untuk koneksi jarak jauh di atas 300 meter. Kalau anda ingin membangun hotspot untuk jarak di atas 300 meter maka gunakan perangkat outdoor yang memiliki daya pancar yang besar, harganya sangat mahal, anda mesti membuat sebuah hitung-hitungan terkait investasi dan nilai keuntungan yang bakal didapat, jika tidak anda akan rugi besar.
  1. Perhatikan faktor sambaran petir. Karena perangkat wifi yang terpasang di luar ruangan dan biasanya di area yang terbuka maka sambaran petir sangat sering terjadi dan biasanya jika perangkat wifi terkena sambaran maka pasti akan langsung merusak perangkat tesebut.

Untuk sementara saya rasa cukup dulu, jika ada tambahan akan saya update lagi.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share