Mengapa Survey itu Penting Untuk Instalasi Jaringan Wifi

Sudah banyak pertanyaan terkait dengan Wifi, instalasi jaringan wifi, maintenance jaringan wifi dan sebagainya. Namun ada juga pertanyaan lain yang tidak saya jawab karena beberapa penanya agak malas berpikir untuk mencari kesimpulan dari jawaban-jawaban yang sudah saya jabarkan kepada para penanya sebelumnya.

Dalam posting kali ini saya akan menjabarkan hal-hal terkait dengan jaringan wifi yang sangat penting, hal-hal yang bakal saya jelaskan berikut ini nantinya akan anda pahami lebih lanjut ketika anda mempraktekannya secara langsung.

1. Apa yang mesti dilakukan saat akan membuat sebuah perencanaan instalasi wifi

Sebelum melakukan instalasi jaringan wifi, tentunya kita harus membuat perencanaan.

Perencanaan yang kita buat haruslah berdasarkan pada data-data yang akurat, data-data akurat itu apa saja?

– Jarak antara wifi utama dengan klien
– Berapa banyak klien yang mau terhubung dengan wifi
– Berapa persentasi wifi klien yang pakai frequency 2.4 GHz dan 5 GHz
– Apa saja perangkat utama yang dibutuhkan
– Apa saja perangkat dan material pendukung yang dibutuhkan
– Seperti apa pola penyebaran wifi klien
– Bagaimana memasang dan menempatkan perangkat wifi, apakah mounting perangkat wifi tersebut di indoor atau outdoor.
– Bagaimana menyediakan sumber listrik bagi perangkat wifi yang terpasang

Bagaimana cara mengetahui data-data tersebut secara detail? Ini caranya

2. Lakukan survey yang serius dan dapatkan data yang mendetail

Hal paling utama sebelum melakukan instalasi sebuah jaringan wifi adalah melakukan survey untuk mendapatkan data-data yang diperlukan secara mendetail.

Berikut ini adalah langkah-langkah dalam melakukan survey:

– Ukurlah jarak antara wifi utama dengan klien yang paling jauh.

– Gunakan peta untuk jarak diatas 500 meter

– Ukurkan jarak udara atau garis lurus antara 2 titik koneksi tersebut, bukan jarak tempuh jalan.

– Cek dengan seksama apakah antara koneksi tersebut terdapat halangan atau tidak

– Jika terdapat penghalang maka tentukan berapa tinggi penghalang tersebut dan apa bahan material dari penghalang tersebut, apakah berupa pohon atau tembok.

– Cek dan buatlah sketsa dari mouting atau dudukan untuk memasang perangkat wifi, karena wifi outdoor atau pun indoor saat kita beli tidak dilengkapi dengan mouting khusus untuk dipasang. Apalagi wifi outdoor, sama sekali tidak ada tiang khusus untuk menempatkan wifi tersebut. Kita harus membuatnya sendiri, dan desain mountingnya disesuaikan dengan kondisi atau tempat yang akan kita pasang.

– Dengan survey kita bisa menentukan berapa panjang kabel data untuk PoE secara detail.

– Jika jarak sudah mencapai di atas 1 Km, maka saya sarankan untuk menggunakan jasa tenaga professional, bagi anda yang mau mencoba untuk melakukan instalasi sendiri maka akan banyak hal bakal merintangi jalan anda.
Kesulitan yang bakal dihadapi adalah seperti persoalan kekurangan perangkat pendukung seperti laptop, cara pointing yang benar, cara mouting yang benar agar antenna kuat dan tahan angin. Instalasi wifi di atas 1 Km bukan untuk amatiran, itu bagiannya para professional.

– Cek seperti apa pola penyebaran wifi klien, apakah berada dalam radius 30derajat? 60 Derajat? 180 Derajat? Atau 360 derajat? Kondisi ini hanya kita ketahui secara detail jika kita melakukan survey secara mendetail juga.

Mengetahui pola penyebaran wifi klien akan berpengaruh pada perangkat wifi ap yang akan kita beli, apakah menggunakan antenna Omni, atau antenna patch panel.

3. Jarak di atas 50 meter sebaiknya menggunakan wifi khusus outdoor mode point to point

Wifi access point indoor yang biasa dipakai dalam ruangan dengan antenna kecil terpasang biasanya hanya mengcover area sejauh 30 sampai 50 meter saja, jika anda akan membuat sebuah jaringan wifi dengan cakupan yang luas dan jangkauan yang jauh maka jangan pernah berpikir untuk melakukakan instalasi dengan perangkat wifi indoor dengan antenna yang powernya default.
Saran saya gunakan perangkat wifi outdoor yang powernya besar dan pada speksifikasi nya disebutkan bahwa wifi tersebut dapat menjangkau atau terkoneksi pada jarak yang jauh, dalam hitungan kilometer bukan dalam meter.
Wifi seperti Cambium biasanya mencantumkan pada spek perangkat mereka, bahwa perangkat tersebut dapat menjangkau jarak sejauh 50 km.

4. Jangan terlalu mempercayakan sepenuhnya kepada spesifikasi sebuah perangkat wifi

Beberapa penanya sering berangagapan bahwa ketika spesifikasi perangkat wifi disebutkan bahwa jarak jangkaunya bisa mencapai 50 km maka tanpa survey dan perencanaan yang matang sekalipun maka instalasinya bakal berhasil 100 persen.

Saya katakana bahwa anda salah besar, saya berpikir bahwa orang seperti itu masih amatiran dan sama sekali tidak paham soal wifi atau pun radio frequency.
Instalasi pada jarak di atas 1 Km, butuh survey yang memastikan bahwa antara sisi satu dengan sisi yang lain tidak terdapat halangan.

Butuh perangkat survei seperti GPS, Teropong teleskop dan sebagainya untuk memastikan sama sekali tidak ada halangan di tengahnya.
Instalasi di atas jarak 10 Km lebih butuh perangkat tambahan yang lebih mahal, instalasi pada jarak ini dibutuhkan ketinggian sekitar 10 sampai 30 meter dari atas tanah untuk menempatkan antenna wifi.

Pada jarak diatas 1 km meter biasanya mode wifi yang dipakai adalah point to point dan bukan point to multi point seperti yang digunakan dalam hotspot wifi.

Bagi pembaca yang serius ingin berdiskusi silahkan berkomentar di sini saya akan coba mambantu mengatasi problem anda, tapi sebelumnya saya harapkan anda melakukan survey yang lebih mendetail terlebih dahulu.

Semoga berguna.

Share
Latest Comments
  1. arwin April 2, 2018
    • Anto April 2, 2018
      • arwin April 2, 2018
        • Anto April 8, 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share