Kenapa Kecepatan Internet Tidak Sesuai Promosi Provider

Sebelum kita mengeluh soal kecepatan internet yang kita rasakan atau kita dapatkan, tidak sesuai dengan yang dijanjikan atau dipromosikan oleh ISP langganan kita, maka ada baiknya kita pahami atau mempelajari beberapa hal berikut ini terlebih dahulu.kenapa-kecepatan-internet-tidak-sesuai-promosi-provider

1. Satuan Kecepatan Internet

Kecepatan internet itu diukur oleh sebuah satuan kecepatan.
Secara prinsip, kecepatan internet itu merupakan perbandingan antara jumlah data yang di-download atau di-upload dengan waktu diperlukan.

Misalnya kita mendownload data sebesar 100 Mega Byte atau 100 MB maka jika kita berhasil mem-download data 100 MB dalam waktu 10 menit atau 600 detik maka perhitungan kecepatan internet adalah:

– 100 MB / 600 detik ( second ) adalah 0.166 MBps atau 0.166 Mega Byte per second

Catatan penting: 1 Byte = 8 bit. Byte dan bit adalah satuan untuk mengukur besar atau banyaknya data.

– Jika kita menggunakan bit, kita harus mengkonversikan satuan byte menjadi bit sehingga perhitungan kecepatannya pun menjadi berbeda:

100 MB atau 100 Mega byte jika diubah menjadi bit adalah sebesar 100 x 8 = 800 mega bit.
Kecepatan dalam mbps adalah = 800mega bit(mb) / 600 second = 1.333 mbps atau mega bit per second.

2. Kapan mbps dan MBps dipakai

Pemakaian mbps dan MBps sangat variatif, browser menggunakan MBps atau KBps sebagai satuan untuk menunjukan kecepatan download atau upload data.

Penyedia jasa Internet atau ISP, web aplilkasi pengukur kecepatan dan produsen pembuat perangkat gadget, modem, wifi dan perangkat networking lainnya menggunakan satuan mbps sebagai kecepatan transfer data.

Pada prinsipnya kedua satuan itu adalah sama hanya besaran angka saja yang berbeda. Angka yang ditunjukan atau disebutkan dalam satuan mbps lebih besar dibanding pada satuan MBps.

Mengapa kecepatan internet yang didapat berbeda dengan yang dijanjikan?

a. Janji atau jaminan kecepatan internet yang diberikan oleh ISP adalah up to sekian mbps

Biasanya janji atau promosi yang diberikan oleh ISP atau vendor pembuat perangkat jaringan memberikan atau menyisipkan kata Up to.

Kata up to itu sama artinya dengan sampai mendekati atau mencapai, jadi nilai upto merupakan nilai maksimum kecepatan internet yang bisa dicapai dapat dicapai, bukan kecepatan rata-rata yang dapat dicapai.

b. Kapan kecepatan upto atau kecepatan maksimum itu dapat dicapai

Menurut pengalaman saya, kecepatan up to itu dicapai pada kondisi yang ideal, kondisi ideal itu ditentukan oleh banyak faktor, antara lain:

Pengguna atau user yang menggunakan internet tidak banyak atau malahan tidak ada, hanya kita sendirian yang pakai.

Biasanya terjadi pada jam-jam sepi pengguna, seperti saat jam makan siang, liburan panjang, jam pulang kantor atau saat jam-jam awal orang mulai bekerja.

Server atau website tujuan kita tidak banyak yang akses atau sepi pengunjung.

c. Topologi jaringan yang digunakan pada sisi klien

Topologi jaringan yang digunakan pada sisi klien juga dapat mempengaruhi kecepatan yang didapat pada sisi klien.
Misalnya koneksi internet yang berikan adalah adalah 30 mbps maka jika klien menggunakan koneksi wifi koneksi internet yang didapat adalah hanya 2 mbps saja.

Sedangkan jika menggunakan koneksi kabel, langsung dari modem-wifi ap route bisa mencapai 20 mbps.

Inilah yang sering dialami oleh banyak pengguna jaringan internet; di mana perlu diketahui bahwa jaringan wifi memiliki keterbatasan pada kecepatan transfer. Kecepatan atau bandwidth dari sebuah koneksi Wifi sangat tergantung pada kualitas sinyal dan juga power transmit.

Sedangkan pada koneksi kabel kapasitas bandwidth-nya sangat besar dan tidak ada gangguan atau masalah pada sinyal dan interferensi.

d. Media apa yang digunakan oleh pelanggan untuk tersambung dengan ISP

Ini yang mesti dipahami juga oleh pelanggan internet, jangan asal menuntut ISP tapi tidak mengerti sama sekali dengan situasi dan kondisi.

Jika kita menggunakan koneksi tanpa kabel seperti koneksi 3G dan 4G maka pastikan dahulu sinyal yang ditangkap modem sudah maksimum, jika tidak maksimum maka koneksi internet pasti akan lambat atau tidak maksimal.

Jika menggunakan koneksi kabel seperti FO atau kabel LAN maka pastikan berapa kecepatan yang dijaminkan oleh ISP untuk kita akses.

Sudah jadi rahasia umum bahwa ISP memberikan koneksi internet secara sharing atau dipakai bersama-sama dengan beberapa pelanggan.

Pastikan lambatnya koneksi internet itu pada saat kapan, apakah saat jam sibuk atau saat jam sepi atau sepanjang waktu.

e. Prilaku user atau klien

Saat kita mengeluhkan internet kita terasa lambat maka hal pertama yang kita lakukan adalah menanyakan terlebih dahulu kepada rekan sesama pengguna lain apakah mereka pun merasakan lambat.

Pastikan user yang ada pada LAN yang sama mengalami lambat atau tidak, pastikan mereka tidak melakukan kegiatan yang dapat menyebabkan lalu lintas data yang besar, seperti mendownload dengan IDM, menonton video secara streaming dan sebagainya.

f. Gangguan dari sisi ISP

Jika semua hal di atas sudah kita cek dan tidak ada masalah maka yang perlu kita lakukan adalah mereset peralatan atau perangkat jaringan internet kita dengan mematikan modem dan wifi router beberapa saat lalu menyalakan kembali.

Jika masih lambat maka segera hubungi ISP langganan kita.

Demikian, semoga berguna.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share