Router dan Jaringan Komputer

Router adalah alat atau hardware yang dilengkapi oleh Network operating System yang berfungsi untuk menghubungkan  antara jaringan satu dengan jaringan komputer lainnya sehingga bisa saling berkomunikasi atau bertukar informasi.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu dipahami dari router terkait dengan peran network device yang satu ini terhadap jaringan komputer.

1.    Fungsi router yang pertama adalah sebagai perangkat jaringan yang berperan sebagai penghubung antar jaringan atau network.

2.    Router juga bertugas untuk mengabungkan beberapa segmen jaringan yang kecil menjadi sebuah jaringan yang luas.

3.    Mencari dan mendapatkan informasi dari jaringan yang akan dihubungkan tersebut.

4.    Menentukan jalur mana yang terbaik untuk dilewati paket data sehingga data sampai ke tujuan.

5.    Alamat default gateway pada konfigrasi IP address dari sebuah host biasanya adalah alamat interface dari router.

6.    Faktor yang biasa dipakai oleh router dalam menentukan jalur mana yang terbaik adalah bandwidth dan hop atau delay waktu.

7.    Fungsi router selain penghubung juga sebagai penerjemah dengan menggunakan metode Network address Translation atau NAT. Maksudnya adalah dengan NAT sebuah segment jaringan bisa diwakilkan atau diterjemahkan sebagai sebuah alamat.  Contoh network atau LAN dengan segment IP 192.168.1.0 255.255.255.0 bisa diwakilkan oleh sebuah IP address 202.10.11.1.

8.    Router juga berfungsi sebagai DHCP server.

9.    Router juga memiliki kemampuan untuk mengontrol paket data yang lewat berdasarkan IP address dan Port yang digunakan. Fitur ini dikenal sebagai Access Control List.

10.    Router secara fisik bisa berupa sebuah hardware khusus bisa juga berupa sebuah PC yang dirancang untuk kebutuhan tersebut.

11.    Router, minimal dilengkapi oleh dua buah network interface atau lebih.

12.    Router, layaknya sebuah komputer dilengkapi dengan Processor, RAM dan NVRAM atau mini hardisk.

13.    Sistem operasi yang dipakai pada router merupakan sistem operasi khusus yang dirancang untuk kebutuhan networking saja, khususnya yang berkaitan dengan routing.

14.    Beda merk atau brand dari router maka beda juga network operating system atau NOS yang digunakan, namun prinsip dasar routing pada dasarnya adalah sama pada semua jenis router.

15.    NOS pada router biasanya hanyalah berupa perintah text sehingga ukuran kapasitas memory dan sistem penyimpanannya kecil, begitu juga dengan file hasil konfigurasi router, sangatlah kecil. Ada beberapa brand router yang sudah mengembangkan model NOS dengan berbasiskan pada model Webbase yang bisa dikonfigur menggunakan browser.

Semoga berguna
Sumber gambar: http://www.flickr.com/photos/schwenke/3096627736/

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share