Apa yang Harus Dilakukan Saat akan Gadai Hape atau Tablet

Hari ini seorang rekan kerja terlihat menggenggam sesuatu yang baru di tangannya…. Ohh ternyata sebuah hape smartphone dengan casing berwarna merah menyala..

Kelihatannya sih hape bekas tapi tidak bekas-bekas amat sih.
Setelah konfirmasi dengan orangnya, ternyata hape itu adalah hape smartphone ASUS Zenfone 2 32GB, 4GB RAM ZE551ML.

Pertanyaan selanjutnya adalah soal status hape tersebut; Apakah itu hape barunya? Apakah itu hape istrinya? Apakah itu hape anaknya? Atau hape saudaranya? Waduh kepo banget siiih.

Ternyata hape itu adalah hape milik temannya yang digadaikan kepada dia… Oooooooohhh…. “ Wah udah mulai ekspansi bisnis sampingan gadai menggadai gadget, bos” kata saya …

“ Tidak juga, bos.. Ini kebetulan saja teman lagi butuh duit, hitung-hitung bantu temanlah” sanggah si teman.

Untuk smartphone sekelas ASUS Zenfone 2 32GB,4GB RAM ZE551ML harga gadai sebesar 500 ribu terbilang cukup murah.. Itulah sebabnya teman tersebut terlihat begitu gembira sekali, waktu tebusnya pun cuma 1 minggu. Wah hoki juga nih anak.

Sebagai sahabatnya saya cukup gembira tapi saya sedikit risau dengan pemilik hape tersebut, pasalnya apakah dia sudah melakukan langkah-langkah antisipasi saat hape-nya yang berisi banyak data pribadi berpindah ke tangan orang lain?

Berikut ini adalah tips-tips dan hal-hal yang mesti kita pertimbangkan saat menggadai gadget seperti smartphone dan tablet kepada siapa saja.

1. Catat semua user name dan password semua akun yang ada atau terdaftar pada aplikasi di hape kita

Smartphone itu isinya pasti aplikasi-aplikasi sosial media seperti Facebook, Instagram, twitter, path dan sebagainya. Biasanya kita hanya melakukan satu kali login saja dan tidak pernah melakukan logoff selama smartphone tersebut berada di tangan kita.

Yang terjadi adalah kita sudah lupa dengan user password aplikasi sosmed atau aplikasi lainnya di hape, jadi, sebelum akhirnya hape itu berpindah tangan maka sebaiknya kita catat dulu apa user dan passwordnya.
Hal ini biasa terjadi pada kaum hawa, khususnya ibu-ibu yang super sibuk, mereka benar-benar lupa kalau ditanya user dan password sosmed mereka.

Ini pengalaman yang terjadi pada istri saya, ketika ganti hape baru maka semua akun dan password mesti dicatat kembali dan dicek ulang agar bisa dipakai pada gadget yang lain.

Hal yang sama juga berlaku kalau kita sampai menggadaikan hape kita, yang pertama mesti kita lakukan adalah segera catat user dan password akun aps atau aplikasi sosmed yang terdapat dalam hape, hal ini untuk berjaga-jaga kalau hape kita tidak tertebus dan jatuh ke tangan orang lain untuk selamanya.
Apa yang terjadi kalau kita tidak mencatat user dan password maka kemungkinan besar kita akan membuat sebuah akun baru yang membutuhkan waktu dan kuota bandwidth untuk mengembalikan seperti kondisi akun lama kita.

2. LogOff dari aplikasi

Sebelum menyerahkan hape kita kepada orang lain, baik itu teman kita atau pun pihak pegadaian resmi maka kita harus logoff terlebih dahulu dari aplikasi sosmed atau apalikasi lainnya yang terpasang pada smartphone yang mau digadaikan tersebut.

Kalau sampai tidak melakukan logoff maka kemungkinan besar akun kita akan diketahui serta diakses orang lain. Resiko yang terburuk adalah disalahgunakan oleh orang lain untuk melakukan kejahatan atau apapun yang merugikan dan berbahaya.

3. Atur kembali ke settingan awal atau factory reset

Paling aman direset kembali ke settingan awal; Saat kita menggadaikan gadget anggap saja bakalan selamanya berpindah tangan. Karena biasanya menggadaikan sesuatu itu ada masa waktu untuk melakukan pembayaran uang tebusan, jika tidak maka akan jadi milik orang lain.

Nah kalau tidak yakin bisa membayar sesuai dengan waktu perjanjian maka lebih baik berjaga-jaga saja dari awal agar data-data kita aman dari orang yang tidak bertanggung jawab, lakukan factory reset untuk menghapus data yang ada.

4. Harga jual lebih tinggi dari harga gadai jadi jangan sampai lupa menebusnya kembali

Biasanya barang yang digadaikan itu lebih murah harganya dibandingkan jika kita menjualnya kembali, nah oleh karena itu jika sampai terpaksa berurusan dengan pengadaian atau digadaikan ke teman maka sebaiknya kita menebusnya kembali.

Setelah tertebus kita bisa menjualnya dengan harga yang lebih tinggi.

Semoga berguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *